Sejarah Al Umm

Sejarah Al Umm

Didorong oleh rasa keprihatinan terhadap minimnya generasi islam dalam menguasai sumber-sumber ajaran islam terutama melalui kita-kitab salaf dan gencarnya penyebaran ajaran yang bertentangan denga Salafus Solihin, maka Pondok Pesantren Al-Umm hadir sebagai solusi.

Dengan menawarkan program kajian kitab salaf dan tahfidzul Quran bagi anak bangsa dari seluruh lapisan ummat Islam dengan memberikan bantuan bagi yang tidak mampu. Dengan harapan generasi islam kedepan dapat menanggulangi dan mengatasi kerusakan Aqidah.

Berawal dari 2 orang santri yang tanpa latar belakang pesantren, Pondok Pesantren Al-Umm melangkah dan bertambah jumlah santrinya dari kalangan mahasiswa dan pelajar putus sekolah.

Dengan kesabaran para asatidz dan pengasuh, Alhamdulillah saat ini telah mengeluarkan 3 angkatan dan mereka kembali ke masyarakat serta diterima dan mampu menjadi panutan serta pendidik di lingkungannya.

Pada tahun kedua ada 15 santri mukim dengan 4 asatidz (Habib Rizieq Syihab, Habib Muhsin Al-Attas, Habib Salim Al-Hamid, Ustadz Muhasim) bersama pengasuh, para santri dididik dalam berbagai macam bidang ilmu berdasarkan madzhab Fiqih Imam Syafi`I dan Aqidah Imam Asy`ari.

Hingga saat ini, Alhamdulillah Pondok Pesantren masih eksis dengan berbagai macam kegiatan seperti, kajian rutin mingguan, dzikir hailalah mingguang, kajian rutin bulanan, seni bela diri dan hadrah.

Yuk bagikan agar manfaat