Blog

SEORANG HAMBA YANG DITERIMA KESAKSIANYA DI ARAFAH DENGAN 7 BUTIR KERIKIL

Oleh : Fina Natasyami

-Santriwati Pon-Pes Al-Umm Takhosus Hifzhul Qur’an

عَنْ اَبِي دَرٍّالْغِفَارِئ رَضِيَ اللّهُ تَعَالَ أَنَةُ قَالَ : قُلْتُ يَارَسُؤْلَ اللّهُ عَلِّمْنِى عَمَلًا يثقْرِبُنِى اِلَ اْلجَنَّةِ وَيُبَا عِدُنِى مِنَ النَّارِ.

قَالَ : أِدَا عَمِلْتَ سَيّئَةً فَأَ تْبِعَهَا حَسَنَةً. قَا لَ قُلْتُ أَمِنَ اْلحَسَنَا تِ قَوْلُ لَا اِلَهَ اِلَااللّهُ ؟ قَا لَ : نَعَمْ. هِيَ أَحْسَنُ اْلحَسَنَا تِ. 

                   Dari Abu Dzar Al Ghifari RA. Diriwayatkan, ia berkata,

            Abu Dzar : “Ya Rasulullah, ajarkan aku satu amalan yang mendekatkanku kepada surga dan menjauhkanku dari api neraka.”

Nabi                    :  “Apabila engkau melakukan keburukan maka ikutilah dengan kebaikan.”

Abu Dzar            :   “Apakah mengucapkan laa ilaaha illallaah termasuk kebaikan?”

Nabi                    :   “Ya, itulah kebaikan yang paling utama.”

Berdasarkan hadis ini, terdapat suatu hikayat bahwasanya ada seseorang yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah mengambil tujuh butir kerikil, Lalu berkata kepada batu itu, “Jadilah kalian saksi dihadapan tuhanku untuk syahadatku ini: “Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya.

Setelah itu ia terlelap dalam tidurnya dan bermimpi seakan-akan hari kiamat telah terjadi, dan ketika di hisab dirinya ternyata masuk kedalam golongan orang yang masuk neraka. Maka datanglah malaikat untuk membawanya ke dalam neraka, namun ada sebuah batu yang mengganjal pintu neraka.

Berkumpulah para malaikat azab untuk mengangkat batu itu, tapi ternyata mereka tidak kuat untuk memindahkanya. Maka orang tersebut digiring menuju pintu neraka yang kedua, Namun di sana juga ada sebuah batu yang mengganjal pintu neraka, yang tidak sanggup dipindahkan oleh para malaikat sekalipun. Hal yang serupa juga terjadi di setiap pintu sampai pintu neraka yang ke tujuh.

Maka malaikat membawa orang tersebut menuju ‘Arasy menghadap Allah SWT.

Malaikat             : “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya orang ini harus masuk neraka, namun kami tidak mempunyai cara untuk memasukakanya. Engkau yang maha mengetahui akan urusan hamba-Mu ini.”

Allah Ta’ala       : “Sesungguhnya hamba-Ku ini telah menjadikan batu-batu tersebut sebagai saksi terhadap Syahadat yang diucapkanya. Bila batu saja tidak menyia-nyiakan hak orang ini, Apalagi aku, lebih tidak akan menyia-nyiakan haknya. Masukanlah ia ke dalam surga.”

Maka para malaikatpun membawa orang tersebut ke pintu surga. Namun pintu surga juga ternyata  terkunci. Kemudian datanglah kalimat Syahadat Tauhid yang dulu diucapkanya untuk memberikan syafa’at padanya, hingga terbukalah pintu surge dan ia dapat memasukinya.

Al Imam Az –Zahid bercerita dari ayahnya lalu ia berkata bahwasanya Nabi Musa AS. Pernah bermunajat kepada Allah SWT.

Nabi Musa          : “Wahai Tuhanku, Engkau telah menciptakan hamba-Mu, Engkau bimbing              mereka dengan nikmat dan rizki-Mu, Lalu kenapa pada hari kiamat nanti Engkau masukkan mereka ke dalam neraka?”

Lalu Allah SWT. Menurunkan wahyu kepada Nabi Musa AS. Seraya berseru :

Allah SWT.         : “Wahai Musa bangunlah lalu tanamlah sebuah tanaman!”

Kemudian mulailah Nabi Musa menanam sebuah pohon lalu menyiramnya sampai tiba masa panenya.

Allah SWT.         : “Hai Musa, Apa yang telah kau perbuat dengan tanaman-Mu?”

Nabi Musa          :  “Hamba telah memanenya.”

Allah SWT.         : “Apakah semuanya kau panen, tanpa tersisa sedikitpun?”

Nabi Musa           : “Tidak ya Rabb, yang aku panen hanya yang bagusnya saja, sementara yang                busuk aku buang.”

Allah SWT.          : “Wahai Musa, Begitupun Aku, bahwasanya yang aku masukkan ke dalam neraka adalah mereka yang tidak mau berbuat baik.”

Nabi Musa            : “Siapakah mereka ya Rabb?”

Allah SWT.          : “Mereka adalah orang orang yang tidak mau bersyahadat.”

Semoga kisah ini dapat menggugah keimanan kita, untuk selalu memenuhi hak-haknya Allah SWT. sehingga Allah tidak akan melupakan hak-hak kita kelak di akhirat.

 

 

Disadur dari buku : Kisah-Kisah Penggugah Iman

Karya : Dra. Hj. Tuty Sukayat HS, MA.

" data-url="http://ponpesalumm.com/seorang-hamba-yang-diterima-kesaksianya-di-arafah-dengan-7-butir-kerikil/" data-width=640 data-height=480> Share

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *