Zawiyah Toriqoh Attijani

Zawiyah Toriqoh Attijani

Thariqah At-Tijaniyah : Thariqah yang Sah berdasarkan Kitab dan Sunnah.

 

Thariqah Al-Tijaniyah atau Tarejat Tijaniyah yg di gagas Oleh Syeikh Ahmad bin Muhammad Al-Tijani, Fas, Maroko (Lahir 13 Safar 1150 H dan Wafat 17 Syawal 1230 H), Merupakan salah satu tarekat mu'tabarah dan sah. Sanad berzakhiyahnya pun muttasil dengan Rosulullah Saw. Thariqat ini telah disepakati keabsahanya oleh ulama dalam muktamar NU ke-3 di Surabaya, tanggal 19 Rabi' Al-Tsani 1346 H/9 Oktober 1927 M, Masalah No. 50. Karena semua keutamannya berdasarkan kitab dan sunnah.
و طريق كل مشايخ قد قيدت بكتاب الرب والحديث تاصلا

"Thariqah semua syaikh adalah berdasarkan kitab tuhan (Alquran) dan Hadis"
Keputusan ini kembali di perkuat dalam muktamar NU ke-6 di Pekalongan, tanggal 12 Rabi Al-Tsani 1350 H/27 Agustus 1931 M.

Masalah No. 177, bahwa semua wirid dalam Thariqat tijaniyah adalah sah dan benar zikirnya.
Shalawatnya dan istighfarnya. Begitu pula dengan pernyataan-pernyataanya dan syarat-syaratnya sesuai dg agama (syara'). Adapun sesuatu yang lahiriahnya tidak sesuai, jika dapat ditakwilkan, maka harus di takwilkan pada arti yang sesuai dengan agama dan di serahkan kepada ahlinya. Jika tidak dapat ditakwilkan, maka tidak boleh diajarkan kepada orang awam.

Iman Sya'rani dalam pendahululan thabaqat-nya menyatakan "sesungguhnya thariqah suatu kaum dikatakan dengan kitab (Al-Qur'an) dan Sunnah. Thariqah ditegakkan mengikuti suluk akhlak para nabi dan orang orang suci. Seseungguhmya thariqah itu tidak tercela, kecuali jika menyimpang dari Al-Qur'an, sunnah dan Ijma.

Adapun ketika tidak menyimpang, maka keputusan akhirnya adalah : hal tersebut merupakan pemahaman yang di berikan Allah kepada seorang muslim. Siapa yang akan mengamalkanya di perbolehkan. Siapa yang akan meninggalkanya diperbolehkan.
Sebagaimana telah dipahami bahwa thariqah merupakan sebuah organisasi yg mengamalkan tasawuf, sedangkan pengambilan tasawuf sendiri tasawuf sendiri adalah kitab (Al-Qur'an), Sunnah, ilham para shalihin dan arifin.
Tujuan Tareqat dan tasawuf adalah memurnikan ibadah hanya kepada Zat yang maha Tinggi, membersihkan hati, mengatahui kekurangan diri.

*disadur dari buku "TIJANIYAH Menjawab dengan Kitab dan Sunnah" Hal 61-62 Karangan Syaikh Misbahul Anam Turmudzi Ahmad At-Tijani & Syaikh Soleh Basalamah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *